Kampus adalah tempat kita belajar, berkembang, dan membangun masa depan.
Namun, semua itu tidak akan berarti jika masih ada rasa takut, tekanan, atau bahkan kekerasan yang terjadi di dalamnya.
Kekerasan tidak selalu terlihat jelas.
Ia bisa hadir dalam bentuk kata-kata yang merendahkan, candaan yang melewati batas, sentuhan tanpa izin, hingga tindakan yang melukai secara fisik maupun mental.
Dan seringkali, korban memilih diam—bukan karena tidak ingin bersuara, tetapi karena takut tidak didengar.
Sudah saatnya kita berhenti menganggap hal-hal seperti itu sebagai “hal biasa”.
Tidak ada satu pun alasan yang membenarkan kekerasan.
Setiap individu berhak merasa aman, dihargai, dan dilindungi di lingkungan kampus.
Mari mulai dari diri kita sendiri:
menjaga sikap, menghargai batasan, dan lebih peka terhadap orang di sekitar.
Jangan menjadi pelaku. Jangan menjadi penonton. Jadilah bagian dari solusi.
Beranilah untuk peduli.
Beranilah untuk mendukung korban.
Dan yang paling penting, beranilah untuk melapor.
Karena kampus yang aman bukan hanya harapan—
itu adalah hak semua orang, dan tanggung jawab kita bersama.
Ayo bersama cegah kekerasan di kampus.
Stop kekerasan. Sekarang.

Leave a Reply